You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim Akan Gencarkan Program BIAN
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Mulai Gencarkan Program BIAN

Pemerintah Kota Jakarta Timur mulai gencar melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Program ini digelar secara bertahap di semua Posyandu yang ada di tingkat RW, mulai Rabu (3/8) hingga 25 Agustus mendatang.

Balita akan sehat dan memiliki kekebalan tubuh.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh Balita usia sembilan hingga 59 bulan di wilayahnya akan mendapatkan imunisasi dasar dan tambahan guna mewujudkan generasi yang sehat, bergizi dan berkualitas.

Anwar Hadiri Pencanangan Rumah Sehat untuk Jakarta dan BIAN di RSKD Duren Sawit

"Dengan imunisasi, maka Balita akan sehat dan memiliki kekebalan tubuh. Sehingga tidak mudah terkontaminasi dengan penyakit atau infeksi," kata Anwar.

Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Sunersi Handayani menambahkan, program BIAN ini merupakan salah satu upaya menutup kesenjangan imunitas dengan pemberian imunisasi secara terintegrasi. Meliputi pemberian satu dosis imunisasi tambahan Campak dan Rubella secara massal.

Sunersi menjelaskan, pemberian satu atau lebih jenis imunisasi OPV, IPV, DPT-HB- Hib untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12 sampai dengan 59 bulan. Namun khusus untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sasarannya adalah anak usia sembilan hingga 59 bulan.

"Untuk Kecamatan Duren Sawit, program BIAN sudah dimulai pada 2 Agustus kemarin di Posyandu Robusta RW 06 Kelurahan Pondok Kopi," tuturnya.

Menurutnya, program ini akan terus digelar dengan menyasar ke semua posyandu, sekolah atau satuan pendidikan seperti PAUD, Puskesmas, Fasyankes dan Pos Imunisasi yang ada di Kecamatan Duren Sawit secara bergantian setiap harinya.

"BIAN bermanfaat untuk mencegah kesakitan dan kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Seperti Campak, Polio, Difteri, Pneumonia, Meningitis, Hepatitis B dan Pertusis,"  pungkas Sunersi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1299 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1048 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye951 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye879 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye760 personBudhi Firmansyah Surapati